Komponen Minimal Spesifikasi Teknis

Istilah spesifikasi teknis adalah istilah yang sering digunakan dalam pengadaan barang/jasa pemerintah. Penggunaan spesifikasi teknis digunakan pada jenis pengadaan barang, pekerjaan konstruksi, jasa lainnya sedangkan pada jenis pengadaan jasa konsultansi digunakan istilah kerangka acuan kerja. Kedua istilah tersebut digunakan untuk menggambarkan kebutuhan dari barang/jasa yang dapat digunakan sebagai media komunikasi dan perbandingan.

Dalam menyusun spesifikasi teknis seringkali kita terjebak dalam dimensi yang sempit seperti dalam batasan ukuran, warna, jenis bahan, merk, atau hal-hal lain yang terlihat dari fisik barang yang kita butuhkan. Sehingga ada komponen lain dalam spesifikasi teknis yang informasinya tidak dideskripsikan atau tersampaikan kepada penyedia.

Pada materi perencanaan pengadaan barang/jasa pemerintah, kita sudah mempelajari ada komponen minimal yang harus terdapat pada spesifikasi teknis yaitu spesifikasi mutu/kualitas, spesifikasi jumlah, spesifikasi waktu, dan spesifikasi layanan.

Spesifikasi mutu/kualitas dapat diterjemahkan ke dalam merk, standarisasi (standar berdasarkan peraturan terkait, SNI, dll), komposisi, spesifikasi teknis (dimensi, kekuatan, bahan), spesifikasi fungsi dan kinerja.

Spesifikasi jumlah dengan mempertimbangkan penggunan barang/jasa di waktu yang lalu dan perkiraan kebutuhan di waktu yang akan datang. Dalam menentukan spesifikasi jumlah juga perlu diperhatikan satuan/unit dari barang/jasa yang dibutuhkan, misalnya unit, paket, rim, orang, dll.

Spesifikasi waktu diantaranya jadwal pelaksanaan pekerjaan/jadwal kedatangan barang, lokasi kedatangan. Dengan menentukan spesifikasi waktu dapat berpengaruh terhadap ketersediaan atau harga barang/jasa tersebut.

Spesifikasi layanan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam pengadaan barang/jasa yang akan berdampak terhadap biaya atau penawaran dari penyedia. Contoh dari spesifikasi layanan yaitu garansi, pelatihan, layanan purna jual, ketersediaan layanan teknisi 24 jam.

Dengan memahami komponen minimal spesifikasi teknis ini akan membantu kita dalam mendapatkan barang/jasa yang sesuai kebutuhan. Kaidah spesifikasi teknis ini dapat kita implementasikan juga ketika berbelanja melalui e-purchasing dengan mencari atau menyampaikan informasi produk yang kita butuhkan di katalog ataupun toko daring dengan pendekatan 4 komponen minimal spesifikasi teknis di atas.

Sebagai contoh jika kita ingin melakukan sewa bus di katalog lokal, maka kita dapat merumuskan kebutuhan dan/atau mencari informasi terkait penyewaan bus yang tayang di katalog lokal dengan pendekatan komponen minimal spesifikasi teknis.

Spesifikasi mutu/kualitas : bus dengan kapasitas 40 orang, AC, Reclining seat, toilet, bus harus memenuhi standar perizinan dari Dinas Perhubungan, dll.

Spesifikasi jumlah : 1 unit bus dengan kapasitas penumpang 40 orang.

Spesifikasi waktu : tanggal penggunaan bus, jam penjemputan, durasi penggunaan bus, lokasi penjemputan, lokasi tujuan.

Spesifikasi layanan : biaya sudah termasuk tol, parkir, tips bagi supir.

 

Semoga bermanfaat

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *